Dua Anak Kembar

Dibuat oleh : Marcella Evangelista Putri Kamasetya
Pada suatu hari hiduplah anak yang kembar , mereka bernama Nina dan Nani , mereka tidak pernah akur. Selalu berantem, pelit dengan sesama. Pada suatu hari ibunya memanggil Nanni.
Ibu :”Nani , kemarilah!”
Nani :”iya bu .”
Ibu :”Ni, ibu akan memberikanmu sesuatu.”
Nani :”Apa , Bu?”(dengan rasa penasaran)
Ibu :”ini hadiah untukmu.”
Nani :”Ibu terimakasih ini hadiah yang paling bagus.”(
dengan rasa senang hati)
Ibu :”iya , sama – sama nak.”
Pada waktu itu Nina melihat ibunya memberi hadiah boneka kepada adiknya, Nina merasa iri hati , kerena dia juga tidak dibeliin seperti Nani. Saat itu juga Nina mau memimjam boneka adiknya :
Nina :”adik, kemarilah.”
Nani :”iya kak , ada apa?”
Nina :”aku liat tadi kamu habis diberi hadiah oleh ibu?”
Nani :”iya, kak, emangnya kenapa?”
Nina :”bolehkah aku meminjam boneka itu?”(dengan senyumya
Yang manis)
Nani :”tidak mau!!!”(dengan rasa marah)
Nina :”kenapa?”(dengan muka lesu)
Nani :”beli aja sendiri! Atau meminta kepada ibu!”(dengan
rasa marah
Nina :”aku tidak punya uang dan mungkin ibu tidak mau
Membelikannya untukku.”(dengan muka cemberut,
Sedih, dan lesu)
Nani :”ya resiko , kamu kak.” ( dengan suara yang
mengejek
Nina :”ih…. Dasar anak nyebelin!!! Tidak mau pergi!!!
dasar anak Nyebelin.”(dengan muka memerah dan
dengan rasaMarah dan kesal)
Nani :”biarin.”(dengan rasa senang hati)
Nina :”ih……………. !!!!!!!!!!!!!”(dengan rasa kesal)
Akhirnya Nina meninggalkan adiknya dengan rasa kesal dan Nina berbicara dalam hati :”dasar anak nakal, pelit, anak gak diuntung ……. Ih ….. nyebelin banget.” Saat dia berpikir seperti itu … tiba – tiba dia tertatap tembak …….
Nina berteriak :” aduhhhhhhhhh …….. sakit banget!!!!!!” tiba – tiba
Nani datang dan berkata :” kasihan … hahahahahaha … justkidding , kak.”
Nina :” ih…………!!!!!!!!!”
Lalu ibunya datang:
Ibu :”ada apa? Anak-anakku?”
Nina :”itu bu ,,, Nani dari tadi mengejak aku terus.”
dengan rasa Kesal)
Nani :”bohong bu!!!”
Nina :”ih……. Kamu itu tidak mau ngaku … dasar nybelin!!!"
(Dengan rasa marah)
Ibu :”sudah cukup!!!!!!”( dengan berteriak dan rasa
kesal)
Akhirnya kedua anak itu langsung diam dan pergi ke kamar mereka masing – masing. Kemudian Ibunya berpikir sejenak :”Mengapa? Anak – anakku enggak pernah akur , selalu berantem dan selalu mempunyai rasa iri.”

Bersambung

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Persahabatan ^_^

Kisahku...

Pengertian Bola Basket dan Sejarah & Perkembanganya